Apa itu stasiun pangkalan?

Dalam beberapa tahun terakhir, berita seperti ini selalu muncul sesekali:

Para pemilik rumah menentang pembangunan stasiun pemancar dan memotong kabel optik secara diam-diam, dan ketiga operator utama bekerja sama untuk menghancurkan semua stasiun pemancar di taman tersebut.

Bahkan bagi warga biasa, saat ini, ketika internet seluler telah merambah ke semua aspek kehidupan, mereka akan memiliki akal sehat dasar: sinyal telepon seluler dipancarkan oleh stasiun pemancar. Jadi, seperti apa bentuk stasiun pemancar itu?

Sistem stasiun pangkalan yang lengkap terdiri dari BBU, RRU, dan sistem pengumpan antena (antena).

4 (1)

Di antara semua komponen tersebut, BBU (Base band Unit, unit pemrosesan baseband) adalah peralatan inti terpenting di stasiun pangkalan. Biasanya ditempatkan di ruang komputer yang relatif tersembunyi dan tidak dapat dilihat oleh penduduk biasa. BBU bertanggung jawab untuk memproses sinyal dan data jaringan inti serta pengguna. Protokol dan algoritma paling kompleks dalam komunikasi seluler semuanya diimplementasikan di BBU. Bahkan dapat dikatakan bahwa stasiun pangkalan itu sendiri adalah BBU.

Dari segi penampilan, BBU sangat mirip dengan kotak utama komputer desktop, tetapi sebenarnya, BBU lebih mirip server khusus (bukan komputer serbaguna). Fungsi utamanya diwujudkan oleh dua jenis papan. Keyboard diwujudkan oleh papan kontrol utama dan papan baseband.

4 (2)

Gambar di atas adalah rangka BBU. Terlihat jelas bahwa terdapat 8 slot seperti laci pada rangka BBU, dan papan kontrol utama serta papan baseband dapat dimasukkan ke dalam slot-slot ini. Satu rangka BBU membutuhkan beberapa papan kontrol utama dan papan baseband untuk dimasukkan, terutama bergantung pada kebutuhan kapasitas stasiun pangkalan yang akan dioperasikan. Semakin banyak papan yang dimasukkan, semakin besar kapasitas stasiun pangkalan, dan semakin banyak pengguna yang dapat dilayani secara bersamaan.

Papan kontrol utama bertanggung jawab untuk memproses sinyal (sinyal RRC) dari jaringan inti dan telepon seluler pengguna, bertanggung jawab atas interkoneksi dan interkomunikasi dengan jaringan inti, dan bertanggung jawab untuk menerima informasi sinkronisasi GPS dan informasi penentuan posisi.

4 (3)

RRU (Remote Radio Unit) awalnya ditempatkan di dalam rangka BBU. Sebelumnya disebut RFU (Radio Frequency Unit). Fungsinya adalah untuk mengubah sinyal baseband yang ditransmisikan dari papan baseband melalui serat optik menjadi pita frekuensi yang dimiliki operator. Sinyal frekuensi tinggi kemudian ditransmisikan ke antena melalui feeder. Kemudian, karena ditemukan kerugian transmisi feeder terlalu besar, jika RFU tertanam di dalam rangka BBU dan ditempatkan di ruang mesin, dan antena digantung di menara jarak jauh, jarak transmisi feeder terlalu jauh dan kerugiannya terlalu besar, sehingga RFU dikeluarkan. Serat optik (kerugian transmisi serat optik relatif kecil) digunakan untuk digantung di menara bersama dengan antena, sehingga menjadi RRU, yang merupakan unit radio jarak jauh.

3

Terakhir, antena yang paling sering kita lihat di jalanan dan gang-gang kota adalah antena yang sebenarnya memancarkan sinyal nirkabel. Semakin banyak unit transceiver independen yang terpasang pada antena LTE atau 5G, semakin banyak aliran data yang dapat dikirim secara bersamaan, dan semakin besar kecepatan transmisi datanya.

Untuk antena 4G, hingga 8 unit transceiver independen dapat diwujudkan, sehingga terdapat 8 antarmuka antara RRU dan antena. Kedelapan antarmuka di bawah RRU 8-kanal dapat terlihat jelas pada gambar di atas, sedangkan gambar di bawah menunjukkan antena 8-kanal dengan 8 antarmuka.

4 (5)

Kedelapan antarmuka pada RRU perlu dihubungkan ke delapan antarmuka pada antena melalui delapan kabel penghubung, sehingga seikat kabel hitam sering terlihat di tiang antena.

4 (6)

Waktu posting: 01-Apr-2021